Re: Fw: Ludes! Topic List < Prev Topic | Next Topic >
Reply | Forward < Prev Message | Next Message >
Re: [apakabar] Fw: Ludes!
Ikutan ngobrol yah.
Apakah keyakinan bung Richard ini keyakinan nurani atau bahasa kampanye saja??
Rasa pesimistis kita untuk memilih satu dari elit2 negeri ini atau calon2 yang mengajukan diri itu sangat menguasai kita.
Hal ini muncul karena perasaan kita dan otak lita sudah sangat dalam dipengaruhi ketidak percayaan sedikitpun kepada mereka,dilatarbelakangi oleh pengalaman kekecewaan demi kekecewaan kepada pemimpin2 negara yll hingga yang sekarang ini termasuk kepada elit2 negara sekarang ini baik dieksekutif,legislatif maupun judikatif..
KKN itu sudah merupakan penyakit kronis negeri ini,yang sangat2 sulit memberantasnya.
KKN itu telah merasuki seluruh lapisan masyarakat itu baik itu di masyarakat,swasta maupun pemerintah karena sudah membudaya.Apabila kesempatan ber KKN itu muncul maka keempatan itu tidak akan disia sia kan.
Penyakit KKN ini sebenarnya dinegeri ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dalam bentuk yang masih sederhana yang dikenal dengan sistim upeti didalam sistim feodal yang ditolerir pem hindia Belanda ,yang secara berantai bergulir berjalan dari rakyat kebanyakan ke penguasa2 lokal/rendah hingga kepenguasa tertinggi .
Di zaman kemerdekaan sistim upeti ini secara diam2 masih terus berjalan oleh mereka2 yang telah menikmati sistim itu dan ditambah dengan penguasa2 baru mulai dari bawah hingga yang tertinggi dizaman kemerdekaan yang menginginkan juga memperoleh kenikmatan2 dizaman kemerdekaan itu lebih2 mereka yang ikut andil dalam proses kemerdekaan itu.
Dizaman inilah terjadi euphora kemerdekaan itu dimana asset2 swasta maupun pem.Hindia Belanda yang ditinggal orang2 Belanda itu karena ketakutan pulang kenegerinya,dianggap barang tak bertuan dan dikuasai oleh manusia2 Indonesia dan dijadikan milik pribadi dengan upaya2 mulai dari yang halus sampai bila perlu dengan kekerasan pun .
----- Original Message -----
From: Richard Sigmund S.
To: 'apakabar@yahoogroups.com'
Sent: Tuesday, August 05, 2003 8:31 AM
Subject: RE: [apakabar] Fw: Ludes!
Di Indonesia ini KKN bisa dikelompokkan menjadi dua kelompok besar yaitu
Pencetus KKN (Kroni Era Suharto=Aksi) dan Pembalas KKN (Kroni Era
Reformasi=Reaksi). KKN hanya bisa direm dan paling tidak dikurangi hanya
oleh adanya penyelesaian oleh/dari kedua gang itu. Bukan ngoyo mengharapkan
dari pihak ketiga yang mengaku bersih dari KKN. (Mahasiswa, LSM,
Intelektual, agama dan pendemo = Pengacau). Biasanya yang akan memulai
menawarkan/mengajak mengakhiri "drama" adalah dari generasi pembuat Aksi
(gang Suharto). Biasanya dilakukannya berencana pembenahan struktur
Legislatif dan penerapan UU nya yang lebih konsisten untuk semua orang
termasuk diri dan gangnya, kemudian pembenahan DPR/MPRnya. Memang, kedua
gang itu sarangnya ada di Eksektif. Jadi, percuma saja memilih calon R-1
yang berasal dari orang-orang di luar generasi gang pembuat Aksi itu
walaupun orangnya cerdas, dan jujur dengan segala program-programnya yang
hebat, apalagi memilih dari gang reformasi itu lagi. Jadi, siapa yang bisa
menghajar mafia KKN yang anda maksud? Pihak ketiga itu? Impossible! Karena
mafia KKN yg anda maksud itu sendiri adalah Eksekutif. Prabowo adalah vigur
untuk menyelesaikan KKN. Yakin? Ya, yakin!
GD.
-----Original Message-----
From: Abbas Amien
Anda adalah salah satu orang yang bisa melihat Prabowo seperti demikian ,
tapi masih banyak yang lagi yang belum jelas akan posisi Prabowo ini ,
karena walau bagaimanapun dia adalah Mantu Suharto yang dedengkot ORBA !
Tapi anda bagus juga , paling tidak sudah punya pandangan .
Tapi apakah Prabowo bukannya nanti malah dijadikan alat pula oleh Mafia
Maling Indonesia ? Walau pinter , kalau Mling , ua jelas kita tidak mau .
Jadi memang masalah sebenarnya adalah disini , adakah tokoh yang nantinya
bisa diterima oleh berbagai pihak , dan kemudian bisa menghajar Mafia KKN ?
Abbas Amien.
----- Original Message -----
From: "Richard
> Dari pengakuannya sendiri di koran, dia mengatakan bahwa rakyat kecil
bukan
> semakin baik tapi semakin menderita, makin sulit makan, ekonomi semakin
> terpuruk, legislatif tidak punya hukum yang jelas, dan eksekutip yang
tidak
> konsisten, korupsi semakin menjadi-jadi. Ini semua alasan dia untuk
> mendengarkan usulan-usulan dari lpm-lpm, dan temen-temennya yg pesimis
> melihat nasib bangsa ini. Dan kesimpulan dari saya adalah bahwa utk
menjadi
> RI1, "cerdas" saja tdk cukup, apalagi "jujur". Probowo orangnya cerdas dan
> menguasai banyak bahasa utk sbg seorang R1, dia sdh merasakan langsung
> menjadi pebisnis selama kejatuhan suharto, dia punya kharisma dan
> berpendirian tegar, hubungan diplomatik ke luar juga mampu bagi dia, dan
> terlebih lagi bahwa biasanya orang yang mempunyai "PENGALAMAN pahit" tidak
> akan membuat dia berbuat berulang lagi pada kejadian yg sama, dan lebih
> penting dari itu adalah bahwa sebagian besar uneg-uneg netter yg telah
> dituangkan di "apakabar" ini menyimpulkan bahwa diperlukan vigur semacam
> Prabowo yg tdk ada duanya. Lagipula, PEMUDA-PEMUDA generasi modern
> Indonesia, seperti Inul, Zamrud, Shela on 7, Dorce Malagama, dsb
> membutuhkan vigur pemimpin R1 semacam org ini yg hanya ada pada diri ex
> Letjen Prabowo. Betulkan?
>
>
> -----Original Message-----
> From: Abbas Amien
>
> Apakah anda menjamin Prabowo mampu mensejahtrakan rakyat Indonesia ? Dan
> atas dasar apa anda percaya sama Prabowo ? Kalau andalannya hanya berani
> saja , jelas tidak kita butuhkan ! Yang kita butuhkan adalah orang CERDAS
,
> JUJUR , tidak vested interest !
>
> Apakah Prabowo memenuhi persyaratan itu ?
> Abbas Amien
>